Tanah gambut dikenal sebagai salah satu jenis tanah dengan karakteristik yang rumit untuk pembangunan. Kandungan organiknya tinggi, daya dukung tanah rendah, dan sifatnya mudah mengalami penurunan. Kondisi ini sering menjadi kendala besar dalam proyek infrastruktur, baik itu jalan, jembatan, maupun bangunan lainnya.
Lalu, bagaimana cara mengatasi permasalahan tanah gambut? Salah satu jawaban ilmiah dan praktisnya ada dalam buku terbaru berjudul “Perkuatan Kolom Batuan” karya Prof. Dr. Aazokhi Waruwu, S.T., M.T. dan Raymond, S.T.
Isi Buku
Buku ini diterbitkan pertama kali pada Juli 2025 dan terdiri dari 6 bab. Substansi pembahasan difokuskan pada teknologi perbaikan tanah gambut melalui metode perkuatan kolom batuan dan matras bambu.
Pentingnya Buku Ini
Buku ini hadir tidak hanya untuk kalangan akademisi, tetapi juga praktisi dan mahasiswa teknik sipil. Dengan pendekatan ilmiah yang disusun dalam enam bab, penulis berusaha menjembatani teori dan praktik di lapangan.
Lebih dari itu, kehadiran buku ini menjadi kontribusi nyata terhadap tantangan pembangunan di Indonesia, mengingat banyak wilayah, khususnya di Sumatra dan Kalimantan, didominasi oleh tanah gambut.
Siapa Yang Membutuhkan Buku Ini?
- Mahasiswa teknik sipil yang ingin memperdalam ilmu geoteknik dan metode perbaikan tanah.
- Praktisi konstruksi yang menangani proyek infrastruktur di lahan gambut.
- Akademisi dan peneliti yang fokus pada inovasi teknologi ramah lingkungan untuk pembangunan berkelanjutan
“Perkuatan Kolom Batuan” bukan sekadar buku teknis, melainkan sebuah panduan yang lahir dari pengalaman dan penelitian mendalam. Dengan memadukan teori, studi kasus, dan solusi praktis, buku ini diharapkan dapat menjadi rujukan utama dalam bidang perbaikan tanah gambut di Indonesia.
