You are currently viewing Menulis untuk Dunia: Nurbaety Lega Wakili Indonesia di YCAFE 2025 Korea Selatan
Menulis untuk Dunia: Nurbaety Lega Wakili Indonesia di YCAFE 2025 Korea Selatan

Menulis untuk Dunia: Nurbaety Lega Wakili Indonesia di YCAFE 2025 Korea Selatan

Kabar membanggakan datang dari dunia literasi dan kepemudaan Indonesia. Nurbaety Lega, alumni Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) angkatan 2020, berhasil mengharumkan nama bangsa dengan terpilih sebagai salah satu peserta dalam β€œYouth Camp for ASEAN & Friends’ Engagement (YCAFE) 2025” yang akan diselenggarakan di Seoul, Korea Selatan.

YCAFE 2025 merupakan program yang diinisiasi oleh Kementerian Luar Negeri Republik Korea, dengan tujuan mempertemukan pemuda-pemudi terpilih dari negara-negara ASEAN. Program ini difokuskan pada penguatan kerja sama kawasan Indo-Pasifik melalui pertukaran budaya, dialog antarbangsa, dan peningkatan kapasitas pemuda.

Dalam program bergengsi ini, Nurbaety Lega terpilih mewakili Indonesia. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia mampu bersaing dan berkontribusi di panggung internasional.

Sebagai seorang penulis, Nurbaety telah menunjukkan dedikasinya dalam bidang literasi dengan menerbitkan buku My Korean Notes melalui Amerta Media, sebuah penerbit yang fokus pada pengembangan karya tulis  dan literasi kreatif.

Sebagai bentuk apresiasi, Amerta Media menyampaikan ucapan selamat secara resmi melalui media sosial. Mereka juga menegaskan dukungan penuh terhadap keterlibatan Nurbaety dalam ajang internasional ini, yang dinilai mampu memperluas wawasan pemuda ASEAN dan mendorong kolaborasi lintas budaya.

β€œBukan Cuma jago nulis, tapi juga berhasil jadi wakil anak muda yang siap menginspirasi dipanggung Internasional!. Semoga makin bersinar, makin banyak karya, dan terus membawa semangat positif dari Indonesia ke Dunia!” tulis pihak Amerta Media dalam unggahan Instagram mereka.

Partisipasi Nurbaety dalam YCAFE 2025 menjadi contoh nyata pentingnya peran pemuda sebagai agen perubahan global. Keikutsertaannya diharapkan dapat mendorong lahirnya lebih banyak pemuda Indonesia yang aktif di jalur kreatif, seperti literasi, dalam membangun hubungan antarbangsa yang lebih harmonis dan progresif.

Leave a Reply