Punya teman hobi menulis? Pernah nggak sih kalian menemukan fakat-fakta menarik dari teman mu yang gemar menulis. Tanpa disadari kejadian menarik yang kalian lakukan bersama, Ia tulis dengan kata-kata yang sangat imajinatif dan menarik. Karena tentunya menulis menggunakan penjiwaan sehingga muncul fakta-fakta menarik yang kalian tidak sadari. Bagi kamu yang punya profesi ataupun hobi banget sama dunia tulis- menulis pasti bakalan merasakan fakta-fakta berikut ini kan?
Penulis memikiki sebuah misteri di setiap goresan tinta dan bunyi tuts keyboardnya yang berirama layaknya sebuah lagu. Penulis itu sangat sulit untuk ditebak, terkadang ada penulis yang membutuhkan mood untuk berkarya, atau berpikir keras untuk menyisipkan sebuah kata untuk menjadikan nilai baik di dalam karyanya.
Penulis Selalu Muncul Banyak Imajinasi
Penulis dan imajinasi rasanya sudah paket lengkap. Tidak ada penulis yang menulis tanpa imajinasi, meskipun dalam karya non-fiksi atau true story sekalipun. Semua butuh imajinasi untuk menuangkan kejadian ataupun impian menjadi sebuah tulisan. Maka, tidak heran jika penulis akan menulis kejadian atau peristiwa yang pernah dialami dalam sebuah tulisan.
Penjiwaan Seorang Penulis Tidak Mudah
Tidak sedikit penulis yang tidak terbawa suasana ketika menuliskan sebuah cerita. Ketika menuliskan kisah sedih penulis akan menangis, begitupun ketika menulis kisah romantis, penulis pasti akan tersenyum sendiri sambil menggerakkan jemarinya di atas keyboard komputer. Hal seperti itu perlu untuk memperkuat feel dalam sebuah karya fiksi. Jadi seorang penulis untuk memperdalam kisah cerita yang dituangkan membutuhkan penjiwaan yang dalam juga loh dan itu tidak mudah.
Iringan Musik Adalah Teman Menulis
Memang tidak semua penulis yang menggunakan metode seperti ini. Sebagian penulis mendengarkan musik untuk menghadirkan mood sesuai kisah yang dituangkan dalam tulisan tersebut. Penulis mengatakan bahwa musik menjadin penggugah jiwa sehingga mudah sekali menuangkan kata-kata.
Penulis Bisa Menjadi Seorang Detektif
Seorang penulis akan peka terhadap lingkungan di sekitarnya. Pikirannya sangat kritis sehingga mudah menangkap ide. Untuk mengembangkan ide yang terlintas dalam pikiran, seorang penulis akan mencari informasi terkait ide yang baru saja ditemukan.
Seorang penulis yang baik terbuat dari dua sisi: banyak membaca dan tekun menulis. Banyak membaca mungkin akan membuatmu jadi pembaca yang lebih baik, tetapi belum tentu membuatmu jadi penulis yang lebih baik. Penulis yang hebat biasanya adalah seorang pembaca yang tekun, tetapi tidak selalu pembaca yang hebat itu adalah penulis yang baik. Sesederhana itu sebenarnya. Jika hanya membaca, kalian adalah pembaca, bukan penulis. Untuk menjadi penulis, kalian harus menulis. Penulis itu menulis. Tapi untuk menjadi penulis yg baik, kalian harus banyak membaca & tekun menulis. Ingat selalu, seorang penulis itu menulis sementara seorang pemimpi bermimpi menulis.